Eben - Makalah Ilmiah - Kepribadian Cerdas Remaja

 Friday, 17 September 2021

Eben Haezer

Karya Ilmiah – Kepribadian Cerdas Remaja

 

Bab 1

                                                   Pendahuluan

A.     Latar Belakang

Kebanyakan dari kita berpikir bahwa perkembangan dunia teknologi membuat kita semakin tertekan akan suatu keadaan dan tanpa kita sadari kita tidak perlu berjalan kaki sejauh 12 km menuju sekolah namun cukup duduk diam di rumah dan guru kita yang posisinya saat itu ada di sekolah dapat menilai setiap perilaku kita yang lucu ketika di dalam rumah seperti mengantuk, melamun, tidak fokus, tertawa tidak jelas, dll. Sekilas dari contoh kecil tersebut menunjukkan perubahan sikap kecil dari seseorang akibat yang awalnya bersekolah di gedung sekolah lalu akibat pandemi akhirnya bersekolah di rumah, dan hal itu cukup berdampak pada perubahan sikap pada seorang siswa yang menurut saya umumnya wajar dialami oleh remaja seperti kita saat ini.

Oleh karena itu, saya ingin mencoba mendalami pentingnya seorang siswa/siswi untuk mengenal diri sendiri dengan baik. Menurut saya hal ini merupakan hal penting yang harus dipikirkan oleh setiap individu, karena dari pola berpikir seperti ini, kita dapat menjalankan hidup kita dengan berfokus pada suatu tujuan yang bermakna. Disini saya mencoba menggali pengetahuan umum mengenai dunia psikologi terima kasih.

B.     Rumusan Masalah

·         Alasan khusus, mengapa kita harus mengenal diri kita dengan baik?

·         Manakah aspek terpenting untuk mengenal diri sendiri?

-          Benarkah konseling ke psikolog tidak begitu penting?

-          Apakah dunia spiritual dan psikologi ada hubungannya?

-          Bagaimana cara Tuhan bekerja dalam pola pikir dan kesadaran kita?

·         Apa langkah selanjutnya ketika telah mengenal diri kita lebih baik?

-          Teori-teori psikologi

-          Teori-teori spiritual kekristenan

-          Teori-teori sosial

 

C.     Tujuan Pembahasan

·         Dapat mengembangkan potensi baik yang terdapat dalam diri anak remaja untuk menunjang masa depan.

·         Menambah wawasan pengetahuan umum bagi para pembaca bahkan bahan evaluasi guru sekalipun

·         Mengetahui cara untuk mencegah memudarnya semangat juang anak remaja dalam mengatasi kebosanan dunia pendidikan online.

 

Bab 2

Pembahasan

 

A.     Pengertian Self Knowledge (Pengetahuan Mengenal Diri Sendiri)

Pengetahuan diri adalah istilah yang diambil dari bahasa Inggris dan digunakan dalam psikologi untuk menggambarkan informasi yang diambil seseorang ketika menemukan jawaban atas pertanyaan "Seperti apa saya?". Saat berusaha mengembangkan jawaban untuk pertanyaan ini, pengetahuan diri membutuhkan kesadaran diri dan kesadaran diri yang berkelanjutan. Intinya self knowledge yaitu seberapa jauh kita mengenal diri kita lebih baik dan memiliki potensi yang berguna untuk masa depan.

Alasan khusus mengapa kita harus mengenal diri kita sendiri dengan baik yaitu guna menerima diri kita apa adanya dan mau memperkuat jati diri kita yang sudah Tuhan bentuk ini menuju ke arah yang benar.

B.     Mungkin ada yang bertanya manakah aspek terpenting untuk mengenal diri sendiri?

 

      Hal pertama yang akan kita bahas yaitu apakah pergi tempat ibadah atau membaca buku motivasi itu lebih penting ketimbang pergi ke psikolog?. Berdasarkan kutipan dari (Ellyvon Pranita, 2021)  di katakan bahwa terdapat 5 alasan mengapa orang jarang untuk konsultasi ke psikolog atau psikiater yaitu:

 

1.   Stigma Masyarakat mengenai kesehatan jiwa

                  Seperti diketahui, sejak lama masyarakat Indonesia menganggap gangguan jiwa sebagai sesuatu yang tabu. Padahal sama halnya dengan penyakit fisik kesehatan jiwa jangan selalu dianggap sebagai aib yang besar.

2.   Kurangnya pemahaman kesehatan mental

                   Berkaitan dengan adanya stigma gangguan mental itu adalah tabu, dikatakan bahwa hal ini menandakan pemahaman kesehatan mental orang Indonesia masih relatif rendah.

3.   Ketakutan dari diri sendiri

                  Dijelaskan dari beberapa pakar bahwa, bagi beberapa orang, pergi ke psikolog adalah keputusan yang besar. Muncul pertanyaan-pertanyaan seperti, “Apa aku terlalu berlebihan, ya?” dan “Bagaimana kalau psikolog-nya tidak membantuku?”.

4.   Minimnya akses ke psikolog

                  Menurut Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK), jumlah psikolog klinis yang ada saat ini adalah 3.232.  Jumlah ini bisa dibilang sedikit apabila dibandingkan dengan Amerika Serikat yang memiliki 106,500 psikolog. Apalagi, jumlah tersebut terpusat di Pulau Jawa.

5.   Besarnya biaya konsultasi

                  Persoalan terakhir yang membuat seseorang ragu untuk pergi konsultasi ke psikolog adalah mengenai biaya. Selain keterbatasan akses psikolog, faktor biaya juga menjadi pertimbangan seseorang untuk pergi ke psikolog. "Kebanyakan psikolog mengenakan Rp150.000 sebagai biaya konsultasi. Tidak semua orang dapat mengeluarkan uang sebesar itu," tuturnya.

 

      Jadi kesimpulannya adalah kembali lagi kepada diri kita apakah dapat memanfaatkan kesempatan yang ada dengan baik karena kebanyakan orang berpikir juga kalau dunia spiritual itu lebih berharga di bandingkan dengan kejiwaan atau psikologi padahal faktanya keduanya saling berkaitan dan kita harus menerima kenyataan tersebut. Tapi perlu kita ketahui bahwa bukan berarti mengenal diri sendiri harus melalui psikolog/psikiater. Saya yakin bahwa mengenal Tuhan juga salah satu jalan terbaik untuk mengenal diri sendiri, meski begitu tidak ada salahnya untuk berkonsultasi kepada para psikolog jika anda benar-benar membutuhkannya.

 

C.   Apa langkah kita setelah mengenal diri kita dengan baik

     

•     Sebelum mengetahui hal ini, secara singkat saya akan memaparkan 8 teori psikologi sebagai wawasan tambahan anda menurut para ahli yaitu:

1.   Teori Kepribadian Psikoanalisis

                  Teori ini membagi insting manusia yang direpresentasikan sebagai ide (naluri), ego (nalar), dan superego (suara hati).Ketiga hal tersebut saling mempengaruhi, memberikan dorongan atau menekan suatu keinginan.Jadi, teori ini menjelaskan dorongan untuk berperilaku yang dibatasi oleh norma dan keinginan bertindak baik yang siterima oleh masyarakat.

2.   Teori-Teori Sifat (Trait Theories)

                  Teori Psikologi kepribadian yang dijabarkan Allport dengan lugas membedakan sifat bawaan dan perilaku yang bertolak belakang karena hal-hal seperti empati, tata krama dan norma. Bagaimana contohnya? Kala kamu berbohong saat merasa memang diperlukan.

3.   Teori Tipologi

                  William Sheldom menolak teori sifat yang membedakan manusia dalam beberapa tipe. Yakni Viscerotonia (keinginan untuk menikmati hidup), Somatotonia (sifat mengambil resiko dan berani) serta Cerebretonia (keinginan untuk menyendiri).Teori ini menyoroti perbedaan manusia yang sering kita lihat pada kehidupan sehari-hari. Ada yang cenderung lebih introvert dan tidak menyukai keramaian.

4.   Teori Kepribadian Behaviorisme

                  Ada teori yang mengatakan perilaku manusia bisa dibentuk dengan proses pembelajaran. Kamu mungkin mengenal teori yang dipopulerkan oleh Skinner yang menarik benang merah antara perilaku dan pembiasaan.

5.   Teori Psikologi Humanistik

                  Sebuah teori seringkali tidak dicetuskan oleh satu oran saja namun didukung oleh beberapa pendapat. Mereka menitik beratkan kepribadian dari sifat dasar manusiawi. Bahwa manusia memiliki potensi untuk mengembangkan emosi positif dari keinginannya untuk menunjukan afeksi.

6.   Teori Psikologi Kognitif

                  Nah berbeda lagi dengan teori psikologi kepribadian yang dipopulerkan oleh Gestalt ini. Secara kognitif manusia mengandalkan indranya dan memberikan makna. Jadi, manusia tidak hanya berperilaku dari apa yang pernah dipelajarinya saja. Tiap hal yang dilihat memiliki arti tersendiri seperti baik atau buruk, benar dan tidak benar serta definisi subjektif lainnya.

 

7.   Teori Belajar Sosial

                  Teori psikologi kepribadian ini juga dikemukakan oleh beberapa ilmuan sekaligus yakni Dollard, Miller, Rotter dan Bandura. Ilmu teori psikologi kepribadian ini memiliki pendapat bahwa kepribadian manusia adalah hasil dari interaksi dengan lingkungan secara terus menerus.

8.   Teori Psikodinamika

                  Selanjutnya adalah menurut teori psikodinamika yang dikemukakan oleh Sigmun Freud. Teorinya memiliki pendapat bahwa dalam diri setiap individu terdapat energi psikis yang dinamis.Energi inilah yang kemudian menentukan kepribadian manusia karena bersikap kekal atau tak bisa dihilangkan bahkan dihambat sekalipun.

Sumber Kutipan: (Epsikologi, 2020)

 

•     Setelah wawasan pengetahuan umum kita bertamabah kita perlu juga menambah wawasan pengetahuan spiritual kita sebagai upaya mendekatkan diri kita kepada Tuhan sebagai berikut:

1.   Sisihkan waktu untuk berdoa kepada Tuhan

      Menurut saya hal ini penting selagi kita berusaha untuk menjalin relasi dengan baik kepada Tuhan, disini kita juga pasti akan kembali menginstropeksi diri kita agar lebih baik kedepannya, bagi saya disinilah arti mengapa kita harus menyerahkan hidup kita kepada Tuhan tidak boleh setengah-setengah saja.

2.   Rendah Hati

      Saya menekankan disini bahwa tidak ada manusia yang sempurna, maka dari itu jangan pernah berbangga akan diri kita kepada Tuhan, karena kita bisa saja jatuh dalam kesombongan, gunakanlah kesalehan kita masing-masing untuk melayani sesama yang membutuhkan bukan hanya fokus kepada diri sendiri.

3.   Belajar Mengasihi

      Bagi umat Kristen dalam hal mengasihi merupakan prospek utama untuk mengenal Allah dan juga sebagai bentuk jati diri kita yang sejati sebagai orang Kristen, maka dari itu teruslah belajar mengasihi.

4.   Renungkan Tuhan

      Yang terakhir adalah kita harus tahu apa rencana Tuhan buat kita kedepannya, dari hal ini kita butuh bimbingan spiritual dan juga perenungan akan Tuhan secara mendalam. Karena dari hal inilah kita punya harapan dan tujuan untuk hidup meski dalam kesulitan sekalipun, itulah yang terpenting.

 

•     Pentingnya memahami sosial

 

Diharapkan setelah kita memahami kedua aspek di atas, kita dapat mengerti bahwa diri kita, kehidupan sosial, dan Tuhan itu saling berkaitan. Banyak orang yang tidak mengerti hal ini karena terlalu sibuk dengan IQ-nya masing-masing tanpa memedulikan lingkungannya. Jelas seperti yang kita ketahui bahwa menurut bappenas nasional 2020 kemarin dikatakan kalau indeks kebahagian pedesaan lebih tinggi ketimbang perkotaan yaitu 69,62 banding 66,95. Hali ini menandakan bahwa rasa peduli dan bahu-membahu terhadap sesama itu adalah hal terpenting karena kita sebagai manusia adalah mahluk sosial. Pedesaan adalah tempat dimana masih ada banyak orang yang saling memperhatikan satu sama lain karena minimnya fasilitas yang menghambat toleransi. Sedangkan perkotaan tidak.

 

Bab 3

Penutup

 

A.     Kesimpulan

 

•     Teruslah belajar

Jangan pernah berhenti belajar, berusahalah untuk mengubah pola pikir kita untuk menumbuhkan tujuan hidup yang lebih penting yang sudah Tuhan titipkan kepada kita. Ingatlah suatu saat para anak muda akan menciptakan keturunan bangsa ini dan ingatlah para orang tua punya peran yang penting untuk membentuk anak muda menjadi yang terbaik demi bangsa ini.

 

B.     Saran Saya

Carilah banyak hal baru berusahalah untuk keluar dari zona nyaman kita, guna mengembangkan cita rasa kita akan kehidupan, carilah teman yang dapat mendukung potensi anda dengan baik. Jauhi segala jenis bentuk benda mati yang sifatnya mendestruksi diri sendiri seperti rokok, miras, napza, dll.

Coba temukan duniamu sendiri bersama Tuhan dan jangan ikuti arus dunia angkasa yang penuh kejahatan ini. Sekian dari saya terima kasih.

 

 

Komentar

Postingan Populer